BAB IV : Norma Dan
Etika Dalam Pemasaran, Produksi, Manajemen Sumber Daya Manusia Dan Finansial
Pasar dan Perlindungan
Konsumen
Pasar
adalah tempat bertemunya pembeli dan penjual untuk melakukan transaksi jual
beli barang atau jasa. Menurut ilmu ekonomi, pasar berkaitan dengan kegiatannya
bukan tempatnya. Ciri khas sebuah pasar adalah adanya kegiatan transaksi atau
jual beli. Para konsumen datang ke pasar untuk berbelanja dengan membawa uang
untuk membayar harganya.
Perlindungan
konsumen yaitu segala upaya yang
menjamin adanya kepastian untuk memberikan perlindungan hukum kepada konsumen
pengertian konsumen sendiri adalah setiap orang pemakai barang dan jasa yang
tersedia dalam masyarakat. Baik kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain,
maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan.
Perlindungan terhadap Konsumen
·
Hak perlindungan
bagi konsumen : Konsumen bersedia membayar produk yang tidak memperhatikan hak
konsumen akan ditinggalkan.
·
Konsumen sering
tidak mendapat informasi yang memadai tentang produk (asymmetric information);
Pemerintah harus mendikte pasar.
·
Masalah
preferensi konsumen : banyak konsumen berperilaku sebagai pendompleng
(free-rider), tidak rasional dalam memilih produk, tidak menghargai pentingnya
informasi produk, sedangkan pasar sering mengalami monopoli dan oligopoli.
Teori kontraktual; Empat kewajiban bisnis terhadap
konsumen :
·
penghargaan
terhadap hak konsumen.
·
memberi
informasi tentang produk.
·
menghindari
salah paham
·
menghindari
keterpaksaan dan pengaruh yang menyesatkan.
Etika Iklan
Iklan
dan Dimensi Etis ialah
bentuk komunikasi tidak langsung yg didasari pada informasi tentang keunggulan suatu produk sehingga
mengubah pikiran konsumen
untuk
melakukan pembelian. Membuat
iklan adalah “menyediakan informasi”. Namun kenyataannya lebih dari separuh
iklan di TV dan media tidak memberikan informasi yang benar kepada konsumen.
Penipuan
didalam iklan terjadi karena :
1. Pembuat
iklan sengaja membelokkan informasi kepada publik sehingga informasi yang
diperoleh adalah keliru.
2. Media
komunikasi menghasilkan konotasi dan pemahaman yang berbeda.
3. Publik
berada dalam posisi lemah berhadapan dengan informasi yang sengaja dibuat
membingungkan.
Fungsi
Iklan
·
Iklan sebagai pemberi
informasi tentang produk yang ditawarkan di pasar.
·
Iklan sebagai pembentuk
pendapat umum tentang sebuah produk.
Persoalan
Etis dalam Iklan
·
Iklan merongrong
otonomi dan kebebasan manusia.
·
Iklan yang manipulatif
dan persuasif non-rasional menjadikan manusia yang konsumtif.
·
Iklan merongrong rasa
keadilan sosial dan memicu kesenjanggan sosial.
Prinsip-prinsip
Etis dalam Iklan
·
Iklan tidak boleh
menyampaikan informasi yang palsu dengan maksud memperdaya konsumen.
·
Iklan wajib
menyampaikan semua informasi tentang produk yang diiklankan.
·
Iklan tidak boleh
mengarah pada pemaksaan.
·
Iklan tidak boleh
mengarah pada tindakan yang bertentangan dengan moralitas.
Privasi Konsumen
Privasi
konsumen merupakan hak konsumen untuk memutuskan apa, pada siapa, dan berapa
banyak informasi tentang diri konsumen yang boleh diungkapkan pada pihak lain
atau perusahaan.
Multimedia Etika Bisnis
Multimedia adalah Perpaduan antara teks, grafik,
sound, animasi, dan video untuk menyampaikan pesan kepada publik. Multimedia bisa juga
diartikan sebagai penggunaan
computer untuk menyajikan dan menggabungkan text, suara gambar dan animasi
dengan dengan alat bantu dan koneksi ( tool dan internet link) sehingga
pengguna dapat berinteraksi berkarya dan berkomunikasi dan multimedia juga
diadopsi oleh dunia game.
Pada perkembangannya Multimedia dibagi atas dua
jenis yaitu Multimedia Linier dan Multimedia Interaktif. Multimedia Liner
adalah jenis multimedia yang berjalan lurus. Multimedia jenis ini bisa diliat
pada semua jenis film, Tutorial Vidio, dll. sedangkan Multimedia Interaktif
adalah jenis multimedia interaksi, artinya ada interaksi antara media dengan
pengguna media melalui bantuan komputer, mouse dan keyboard.
Multimedia digunakan pula di dunia pendidikan dan
bisnis. Di dalam dunia
pendidikan multimedia digunakan sebagai bahan atau media pengajaran baik dalam
kelas maupun sendiri sendiri. Didalam bisnis multimedia digunakan sebagai
profil perusahaan, promosi bahkan sebagai kios informasi dan pelatihan.
Etika Produksi
Etika adalah seperangkat prinsip-prinsip dan
nilai-nilai yang menegaskan tentang benar dan salah, sedangkan produksi adalah
suatu kegiatan menambah nilai gunabarang dengan menggunakan sumber daya yang
ada. Jadi, Etika Produksi adalah seperangkat prinsip-prinsip dan nilai-nilai
yang menegaskan tentang benar dan salahnya hal-hal yang dilakukan dalam proses
produksi atau dalam proses penambahan nilai guna barang.
Pentingnya etika bisnis, dalam proses produksi sebuah
produsen pada hakikatnya tentu akan selalu berusaha untuk menkan biaya produksi
dan berusaha untuk mendapatkan laba sebanyak-banyaknya. Dalam upaya produsen
untuk untuk memperoleh keuntungan, pasti mereka akan melakukan banyak hal untuk
memperolehnya. Termasuk mereka bisa melakukan hal-hal yang mengancam
keselamatan konsumen. Padahal konsumen dan produsen berkerjasama. Tanpa
konsumen, produsen tidak akan berdaya. Seharusnya produsen memberi memberi
perhatian dan menjaga konsumen sebagai tanda terimakasih telah membeli barang
atau menggunakan jasa yang mereka tawarkan. Namun banyak produsen yang tidak
menjalankan hal ini. Produsen lebih mementingkan laba. Seperti banyaknya
kasus-kasus yang akhirnya mengancam keselamatan konsumen saat ini karena dalam
memproduksi, produsen tidak memperhatikan hal-hal buruk yang mungkin terjadi
pada konsumen. Bahkan konsumen ditipu, konsumen menawarkan hal-hal yang mereka
butuhkan, tapi pada kenyataanya, mereka tidak mendapat apa yang mereka butuhkan
mereka tidak memperoleh sesuai denganapa yang ditawarkan.
Pemanfaatan Sumber Daya
Manusia
MSDM
terdiri dari kata manajemen dan sumber daya manusia. Manajemen adalah seni
mengatur proses pemanfaatan sumber
daya
manusia dan sumber-sumber lainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai
tujuan tertentu. Sumber daya
tersebut meliputi : Men
(manusia), Money
(uang), Method (metode/ cara/
sistem), Materials (bahan), Machines (mesin), Market (pasar).
Jadi
pemanfaatan SDM yaitu memanfaatkan sumber daya manusia secara efektif dan efisien
untuk mencapai tujuan tertentu. Unsur manusia merupakan salah satu unsur sumber daya berkembang menjadi
ilmu manajemen yang disebut MSDM yang merupakan terjemahan dari man power
manajemen. Manajemen yang mengatur unsur manusia ini ada yang menyebut manajemen
kepegawaian atau manajemen personalia.
Cara
memanfaatkan sumberdaya manusia yaitu dengan melakukan latihan kepada karyawan
yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan, keterampilan, pengetahuan dan
sikap karyawan sehingga lebih efektif dan efisien dalam mencapai sasaran
program atau tujuan organisasi.
Etika Kerja
Etika
kerja adalah sistem nilai atau norma yang digunakan oleh seluruh karyawan
perusahaan, termasuk pimpinannya dalam pelaksanaan kerja sehari-hari. Perusahaan dengan etika
yang baik akan memiliki dan mengamalkan nilai-nilai, yakni: Kejujuran, Keterbukaan, Loyalitas kepada
perusahaan, Konsisten
kepada keputusan, Dedikasi
kepada stakeholder, Kerjasama
yang baik, Disiplin, Bertanggung jawab
Hak-Hak Pekerja
Hak-hak pekerja yaitu hak atas
pekerjaan merupakan hak azasi manusia, karena kerja melekat pada tubuh manusia.
Kerja adalah aktifitas tubuh dan karena itu tidak bisa dilepaskan atau
difikirkan lepas dari tubuh manusia.
Hak
atas kerja juga merupakan salah satu hak asasi manusia karena kerja berkaitan
dengan hak atas hidup, bahkan hak atas hidup yang layak.
Hak-hak
pekerja yang harus dipenuhi antara lain :
1. Hak
atas pekerjaan, kerja merupakan HAM
karena dgn hak atas hidup.
2. Hak
atas upah yang adil, sehingga tidak ada diskriminatif dalam pemberian upah.
3. Hak
untuk berserikat dan berkumpul, dapat menjadi media advokasi bagi pekerja.
4. Hak
untuk perlindungan keamanan dan kesehatan.
5. Hak
untuk diproses hukum secara sah, hak untuk diperlakuan secara sama.
6. Hak
atas rahasia pribadi.
7. Hak
atas kebebasan suara hati.
Hubungan Saling
Menguntungkan
Manajemen
finansial terkait dengan tanggung jawab atas performance perusahaan terhadap
penyandang dana. Hubungan baik dijalin dengan memberikan margin dan saling
memberikan manfaat positif. Adanya balas jasa perusahaan terhadap investor
berbentuk rate of return. Hubungan pertanggungjawaban sebagai petunjuk
konsistensi dan dan konsekuensi yang logis. Hubungan pertanggung jawaban
dilakukan secara layak dan wajar. Prinsip ini menuntut agar semua pihak
berusaha untuk saling menguntungkan satu sama lain. Dalam dunia bisnis, prinsip
ini menuntut persaingan bisnis haruslah bisa melahirkan suatu win-win
situation.
Persepakatan Penggunaan
Dana
Dana
yang diperoleh sebuah bisnis perlu dialokasikan dengan tepat. Pengelola perusahaan
mau memberikan informasi tentang rencana penggunaan dana sehingga penyandang
dana dapat mempertimbangkan peluang return dan resiko. Rencana penggunaan dana
harus benar-benar transparan, komunikatif dan mudah dipahami. Semua harus
diatur atau ditentukan dalam perjanjian kerja sama penyandang dana dengan
alokator dana.
REFERENSI :
Agus Arijanto, 2011, Etika Bisnis bagi Pelaku Bisnis. PT.
RAJAGRAFINDO PERSADA